12.1 Deskripsi Bab
Bab ini membahas optimasi numerik, yaitu metode untuk mencari nilai terbaik dari suatu fungsi. Nilai terbaik dapat berupa nilai maksimum atau nilai minimum, tergantung tujuan masalah.
Dalam kehidupan nyata dan bidang teknik, optimasi sering digunakan untuk mencari solusi paling efisien. Misalnya, memilih nilai komponen rangkaian agar rugi daya minimum, mencari titik daya maksimum pada panel surya, menentukan parameter kontroler PID, atau mencari desain antena dengan gain terbaik.
Pada bab ini, Anda akan mempelajari konsep dasar optimasi, elemen penting dalam masalah optimasi, perbedaan optimasi dan pencarian akar, optimasi klasik dengan kalkulus, serta metode Golden Section Search untuk optimasi satu variabel tanpa menggunakan turunan.
12.2 Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian optimasi numerik.
- Mengidentifikasi elemen utama dalam masalah optimasi.
- Membedakan masalah maksimasi dan minimasi.
- Membedakan optimasi dan pencarian akar.
- Menjelaskan konsep fungsi unimodal dan multimodal.
- Menerapkan syarat perlu dan syarat cukup pada optimasi klasik.
- Menjelaskan prinsip kerja Golden Section Search.
- Menerapkan Golden Section Search secara iteratif.
- Menjelaskan aplikasi optimasi dalam teknik elektro.
12.3 Materi Inti
12.3.1 Apa Itu Optimasi?
Optimasi adalah proses mencari nilai variabel yang membuat suatu fungsi mencapai nilai terbaik. Nilai terbaik dapat berarti nilai paling besar atau nilai paling kecil.
Jika tujuannya mencari nilai terbesar, maka masalahnya disebut maksimasi. Jika tujuannya mencari nilai terkecil, maka masalahnya disebut minimasi.
Contoh:
| Masalah | Jenis Optimasi |
|---|---|
| Mencari keuntungan terbesar | Maksimasi |
| Mencari biaya produksi terkecil | Minimasi |
| Mencari daya maksimum panel surya | Maksimasi |
| Mencari rugi daya terkecil pada saluran | Minimasi |
| Mencari error terkecil pada sistem kendali | Minimasi |
Secara umum, masalah optimasi dapat ditulis sebagai:
dengan (x) sebagai variabel yang dapat diubah.
12.3.2 Elemen Penting Optimasi
Masalah optimasi memiliki tiga elemen utama.
| Elemen | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Objective function | Fungsi tujuan yang ingin dimaksimumkan atau diminimumkan | Daya, biaya, error, efisiensi |
| Decision variable | Variabel yang dapat diatur atau dipilih | Tegangan, arus, ukuran komponen |
| Constraint | Batasan yang harus dipenuhi | Tegangan maksimum, biaya, standar keamanan |
Contoh sederhana:
Sebuah panel surya menghasilkan daya (P(V)), dan kita ingin mencari tegangan (V) yang menghasilkan daya maksimum.
Maka:
| Elemen | Isi |
|---|---|
| Objective function | Maksimumkan (P(V)) |
| Decision variable | Tegangan operasi (V) |
| Constraint | (V) berada pada rentang aman, misalnya (10 \leq V \leq 20) |
12.3.3 Jenis-Jenis Masalah Optimasi
Masalah optimasi dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa sudut pandang.
| Jenis | Penjelasan |
|---|---|
| Optimasi tanpa kendala | Tidak ada batasan khusus pada variabel |
| Optimasi berkendala | Variabel harus memenuhi batas tertentu |
| Optimasi satu variabel | Hanya satu variabel keputusan |
| Optimasi multivariabel | Memiliki lebih dari satu variabel keputusan |
| Optimasi kontinu | Variabel dapat mengambil nilai real |
| Optimasi diskret | Variabel hanya dapat mengambil nilai tertentu |
| Optimasi statis | Tidak bergantung pada waktu |
| Optimasi dinamis | Melibatkan perubahan terhadap waktu |
Pada bab ini, fokus utama adalah optimasi satu variabel tanpa kendala pada interval tertentu.
12.3.4 Optimasi vs Pencarian Akar
Optimasi sering disamakan dengan pencarian akar, padahal keduanya memiliki tujuan berbeda.
| Pencarian Akar | Optimasi |
|---|---|
| Mencari (x) sehingga (f(x)=0) | Mencari (x) sehingga (f(x)) maksimum atau minimum |
| Titik yang dicari adalah titik potong sumbu (x) | Titik yang dicari adalah puncak atau lembah kurva |
| Contoh metode: Bisection, Regula Falsi, Newton-Raphson | Contoh metode: Golden Section Search |
Namun, keduanya tetap berhubungan. Dalam optimasi klasik, titik optimum sering dicari dengan menyelesaikan:
Artinya, optimasi dapat berubah menjadi pencarian akar dari turunan pertama fungsi.
12.3.5 Fungsi Unimodal dan Multimodal
Sebelum memilih metode optimasi, kita perlu memahami bentuk fungsi.
Fungsi Unimodal
Fungsi unimodal adalah fungsi yang hanya memiliki satu titik ekstrem pada interval yang diamati. Titik ekstrem tersebut dapat berupa satu maksimum atau satu minimum.
Golden Section Search cocok digunakan pada fungsi unimodal karena interval pencarian dapat dipersempit secara sistematis menuju satu titik optimum.
Fungsi Multimodal
Fungsi multimodal adalah fungsi yang memiliki lebih dari satu titik ekstrem pada interval yang diamati. Fungsi seperti ini lebih sulit dioptimalkan karena metode pencarian dapat berhenti pada optimum lokal.
| Jenis Fungsi | Ciri Utama |
|---|---|
| Unimodal | Satu titik maksimum atau minimum pada interval |
| Multimodal | Lebih dari satu titik ekstrem |
| Convex | Bentuk seperti mangkuk, cocok untuk minimasi |
| Concave | Bentuk seperti bukit, cocok untuk maksimasi |
12.3.6 Optimasi Klasik dengan Kalkulus
Optimasi klasik menggunakan turunan untuk mencari titik optimum. Langkah dasarnya adalah:
-
Hitung turunan pertama (f'(x)).
-
Cari titik stasioner dengan menyelesaikan:
-
Gunakan turunan kedua (f''(x)) untuk menentukan jenis titik.
Aturan turunan kedua:
| Kondisi | Kesimpulan |
|---|---|
| (f''(x^*)>0) | Minimum lokal |
| (f''(x^*)<0) | Maksimum lokal |
| (f''(x^*)=0) | Perlu uji turunan lebih tinggi |
Titik stasioner belum tentu maksimum atau minimum. Jika turunan kedua bernilai nol, titik tersebut bisa saja merupakan titik belok.
12.3.7 Contoh Optimasi Klasik
Cari titik maksimum dan minimum lokal dari fungsi:
Penyelesaian
Turunan pertama:
Syarat perlu:
Turunan kedua:
Uji titik stasioner:
Untuk (x=-1):
Maka (x=-1) adalah maksimum lokal.
Nilai fungsi:
Untuk (x=1):
Maka (x=1) adalah minimum lokal.
Nilai fungsi:
Kesimpulan:
| Titik | Jenis | Nilai Fungsi |
|---|---|---|
| (x=-1) | Maksimum lokal | (f(-1)=2) |
| (x=1) | Minimum lokal | (f(1)=-2) |
12.3.8 Keterbatasan Optimasi Klasik
Optimasi klasik sangat berguna jika fungsi dapat diturunkan dengan mudah. Namun, dalam masalah nyata, fungsi tidak selalu tersedia dalam bentuk eksplisit.
Beberapa keterbatasannya:
| Keterbatasan | Penjelasan |
|---|---|
| Membutuhkan turunan | Tidak semua fungsi mudah diturunkan |
| Sulit untuk fungsi hasil simulasi | Fungsi mungkin hanya berupa output program |
| Kurang praktis untuk data eksperimen | Data tidak selalu berbentuk persamaan |
| Dapat rumit untuk fungsi kompleks | Turunan pertama dan kedua bisa sulit dihitung |
Karena itu, metode optimasi numerik seperti Golden Section Search menjadi penting.
12.3.9 Metode Golden Section Search
Golden Section Search adalah metode optimasi numerik satu variabel yang bekerja dengan mempersempit interval pencarian secara bertahap.
Metode ini memiliki beberapa kelebihan:
- Tidak membutuhkan turunan fungsi.
- Cocok untuk fungsi unimodal.
- Bekerja pada interval tertutup.
- Konvergensinya stabil dan mudah diprediksi.
- Cocok untuk fungsi yang hanya dapat dievaluasi secara numerik.
Golden Section Search menggunakan rasio emas:
Konstanta yang digunakan adalah:
12.3.10 Algoritma Golden Section Search
Misalkan kita ingin mencari titik optimum pada interval:
Langkah-langkah Golden Section Search adalah:
-
Tentukan interval awal ([a,b]).
-
Hitung:
dengan:
-
Tentukan dua titik uji:
-
Hitung nilai (f(x_1)) dan (f(x_2)).
-
Persempit interval berdasarkan tujuan maksimasi atau minimasi.
-
Ulangi sampai interval cukup kecil atau toleransi terpenuhi.
12.3.11 Aturan Maksimasi dan Minimasi
Aturan pengurangan interval bergantung pada tujuan optimasi.
| Tujuan | Kondisi | Interval Baru |
|---|---|---|
| Maksimasi | (f(x_1)>f(x_2)) | Buang sisi kanan, gunakan ([a,x_2]) |
| Maksimasi | (f(x_1)<f(x_2)) | Buang sisi kiri, gunakan ([x_1,b]) |
| Minimasi | (f(x_1)<f(x_2)) | Buang sisi kanan, gunakan ([a,x_2]) |
| Minimasi | (f(x_1)>f(x_2)) | Buang sisi kiri, gunakan ([x_1,b]) |
Aturan singkatnya:
- Pada maksimasi, pertahankan sisi dengan nilai fungsi lebih tinggi.
- Pada minimasi, pertahankan sisi dengan nilai fungsi lebih rendah.
12.3.12 Kriteria Konvergensi
Iterasi Golden Section Search dapat dihentikan jika salah satu kondisi berikut terpenuhi.
1. Lebar interval sudah kecil
2. Galat relatif sudah kecil
3. Jumlah iterasi maksimum tercapai
Kriteria ini digunakan agar program tidak berjalan tanpa henti.
Setelah iterasi berhenti, titik optimum dapat diperkirakan dengan titik tengah interval terakhir:
Nilai optimumnya adalah:
12.3.13 Aplikasi Optimasi dalam Teknik Elektro
Optimasi memiliki banyak penerapan dalam teknik elektro.
| Aplikasi | Tujuan Optimasi |
|---|---|
| Maximum Power Point Tracking | Mencari daya maksimum panel surya |
| Optimasi efisiensi rangkaian | Meminimalkan rugi daya atau memaksimalkan bandwidth |
| Tuning kontroler PID | Meminimalkan error sistem kendali |
| Penjadwalan beban listrik | Meminimalkan biaya energi |
| Optimasi antena | Memaksimalkan gain pada frekuensi tertentu |
Golden Section Search cocok digunakan ketika fungsi yang dievaluasi tidak memiliki rumus turunan yang jelas, misalnya fungsi hasil simulasi rangkaian atau hasil pengukuran eksperimen.
12.4 Fitur Interaktif
Bagian ini dapat digunakan sebagai rancangan komponen interaktif pada halaman web.
12.4.1 Simulator Golden Section Search
Input yang disediakan:
- Fungsi (f(x))
- Interval awal ([a,b])
- Tujuan optimasi:
- Maksimasi
- Minimasi
- Toleransi error
- Jumlah iterasi maksimum
Output yang ditampilkan:
- Titik uji (x_1) dan (x_2)
- Nilai (f(x_1)) dan (f(x_2))
- Interval baru
- Titik optimum hampiran
- Tabel iterasi
12.4.2 Graph Panel
Graph panel menampilkan:
- Kurva fungsi (f(x)).
- Interval awal ([a,b]).
- Titik uji (x_1) dan (x_2).
- Interval yang dibuang.
- Interval yang dipertahankan.
- Titik optimum hampiran.
Visualisasi ini membantu mahasiswa memahami bahwa Golden Section Search bekerja dengan menyempitkan interval secara bertahap.
12.4.3 Tabel Iterasi
Contoh tabel iterasi:
| Iterasi | (a) | (b) | (x_1) | (x_2) | (f(x_1)) | (f(x_2)) | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 0,000 | 4,000 | 1,528 | 2,472 | 1,223 | 1,223 | Buang sisi kanan |
| 2 | 0,000 | 2,472 | 0,944 | 1,528 | 2,116 | 1,223 | Buang sisi kiri |
12.4.4 Slider Interval
Mahasiswa dapat mengubah batas interval awal ([a,b]). Sistem kemudian menampilkan perubahan posisi titik (x_1), (x_2), dan hasil optimum.
Fitur ini membantu mahasiswa memahami bahwa pemilihan interval awal penting, terutama pada fungsi multimodal.
12.4.5 Mini Quiz Interaktif
Contoh pertanyaan interaktif:
- Apa tujuan optimasi?
- Apa perbedaan maksimasi dan minimasi?
- Apa yang dimaksud fungsi unimodal?
- Mengapa Golden Section Search tidak membutuhkan turunan?
- Jika tujuan minimasi dan (f(x_1)>f(x_2)), interval mana yang dipertahankan?
12.5 Contoh Soal
Contoh 12.1 Identifikasi Elemen Optimasi
Sebuah perusahaan ingin meminimalkan rugi-rugi daya pada saluran transmisi dengan memilih luas penampang kabel. Kabel yang lebih besar dapat mengurangi rugi-rugi daya, tetapi biayanya lebih mahal. Anggaran maksimum adalah Rp50 juta.
Identifikasi elemen optimasinya.
Penyelesaian
| Elemen | Identifikasi |
|---|---|
| Objective function | Meminimalkan rugi-rugi daya (P_{\text{loss}}=I^2R) |
| Decision variable | Luas penampang kabel |
| Constraint | Biaya kabel (\leq) Rp50 juta dan luas penampang harus memenuhi standar teknis |
Jadi, masalah ini termasuk optimasi berkendala karena terdapat batas anggaran dan standar teknis yang harus dipenuhi.
Contoh 12.2 Optimasi Klasik
Cari titik maksimum dan minimum lokal dari fungsi:
Penyelesaian
Turunan pertama:
Syarat perlu:
Turunan kedua:
Untuk (x=-1):
Maka (x=-1) adalah maksimum lokal.
Untuk (x=1):
Maka (x=1) adalah minimum lokal.
Nilai fungsi:
Kesimpulan:
| Titik | Jenis |
|---|---|
| ((-1,2)) | Maksimum lokal |
| ((1,-2)) | Minimum lokal |
Contoh 12.3 Golden Section Search untuk Minimasi
Gunakan Golden Section Search untuk meminimalkan fungsi:
pada interval:
Lakukan dua iterasi.
Penyelesaian
Gunakan:
Iterasi 1
Diketahui:
Hitung:
Titik uji:
Nilai fungsi:
Karena nilainya sama, salah satu sisi dapat dibuang. Misalkan sisi kanan dibuang, maka interval baru:
Iterasi 2
Diketahui:
Hitung:
Titik uji:
Nilai fungsi:
Karena tujuan adalah minimasi, pertahankan sisi dengan nilai fungsi lebih kecil. Maka sisi kiri dibuang dan interval baru:
Ringkasan:
| Iterasi | (a) | (b) | (x_1) | (x_2) | (f(x_1)) | (f(x_2)) | Interval Baru |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 0,000 | 4,000 | 1,528 | 2,472 | 1,223 | 1,223 | ([0,2{,}472]) |
| 2 | 0,000 | 2,472 | 0,944 | 1,528 | 2,116 | 1,223 | ([0{,}944,2{,}472]) |
Minimum sebenarnya berada di sekitar:
Iterasi berikutnya akan terus mempersempit interval menuju titik tersebut.
12.6 Kuis
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
-
Optimasi adalah proses untuk...
a. Mencari nilai (x) sehingga (f(x)=0)
b. Mencari nilai terbaik dari suatu fungsi
c. Mengubah matriks menjadi segitiga atas
d. Menghitung luas daerah di bawah kurva -
Jika tujuan masalah adalah mencari nilai terbesar, maka disebut...
a. Minimasi
b. Maksimasi
c. Interpolasi
d. Diferensiasi -
Tiga elemen utama optimasi adalah...
a. Variabel, grafik, dan tabel
b. Objective function, decision variable, dan constraint
c. Integral, turunan, dan matriks
d. Error, residual, dan SSE -
Optimasi berbeda dari pencarian akar karena optimasi mencari...
a. Titik potong sumbu (x)
b. Nilai maksimum atau minimum fungsi
c. Nilai (x) agar (f(x)=0)
d. Bilangan biner dari fungsi -
Syarat perlu titik optimum pada optimasi klasik adalah...
a. (f(x)=0)
b. (f'(x)=0)
c. (f''(x)=0) selalu
d. (x=0) -
Jika (f''(x^*)>0), maka titik tersebut adalah...
a. Maksimum lokal
b. Minimum lokal
c. Titik belok pasti
d. Tidak dapat dihitung -
Golden Section Search menggunakan konstanta sekitar...
a. (0{,}5)
b. (0{,}618)
c. (1{,}414)
d. (3{,}14) -
Kelebihan utama Golden Section Search adalah...
a. Membutuhkan turunan pertama dan kedua
b. Tidak membutuhkan turunan fungsi
c. Hanya berlaku untuk fungsi linear
d. Selalu menemukan semua titik optimum pada fungsi multimodal -
Pada maksimasi, jika (f(x_1)>f(x_2)), maka interval yang dipertahankan adalah...
a. ([a,x_2])
b. ([x_1,b])
c. ([x_1,x_2])
d. ([a,b]) tanpa perubahan -
Fungsi unimodal adalah fungsi yang...
a. Memiliki satu titik ekstrem pada interval yang diamati
b. Memiliki banyak titik ekstrem
c. Tidak dapat digambar
d. Selalu menurun
12.7 Latihan
Kerjakan latihan berikut secara sistematis.
-
Identifikasi objective function, decision variable, dan constraint pada kasus berikut: panel surya menghasilkan daya (P(V)) tergantung tegangan operasi (V). Tujuannya adalah mencari tegangan operasi yang memaksimalkan daya dengan syarat (10 \leq V \leq 20).
-
Untuk fungsi:
carilah semua titik stasioner dan klasifikasikan setiap titik sebagai maksimum lokal, minimum lokal, atau titik belok.
-
Gunakan Golden Section Search untuk mencari nilai (x) yang memaksimalkan fungsi:
pada interval:
Lakukan tiga iterasi.
-
Gunakan Golden Section Search untuk meminimalkan fungsi:
pada interval:
Lakukan tiga iterasi.
-
Jelaskan mengapa Golden Section Search cocok digunakan untuk Maximum Power Point Tracking pada panel surya.
-
Jelaskan perbedaan fungsi unimodal dan multimodal. Mengapa fungsi multimodal lebih sulit dioptimalkan?
12.8 Rangkuman
- Optimasi adalah proses mencari solusi terbaik dari suatu fungsi tujuan.
- Nilai terbaik dapat berupa maksimum atau minimum.
- Tiga elemen utama optimasi adalah objective function, decision variable, dan constraint.
- Optimasi berbeda dari pencarian akar. Pencarian akar mencari (f(x)=0), sedangkan optimasi mencari nilai maksimum atau minimum dari (f(x)).
- Optimasi klasik menggunakan turunan pertama untuk mencari titik stasioner.
- Syarat perlu titik optimum adalah (f'(x^*)=0).
- Turunan kedua digunakan untuk mengklasifikasikan titik stasioner.
- Jika (f''(x^*)>0), titik tersebut adalah minimum lokal.
- Jika (f''(x^*)<0), titik tersebut adalah maksimum lokal.
- Golden Section Search adalah metode optimasi numerik satu variabel yang tidak membutuhkan turunan.
- Golden Section Search cocok untuk fungsi unimodal pada interval tertutup.
- Golden Section Search menggunakan konstanta (R \approx 0{,}618).
- Pada setiap iterasi, dua titik uji digunakan untuk menentukan bagian interval yang dibuang.
- Pada maksimasi, interval yang dipertahankan adalah sisi dengan nilai fungsi lebih tinggi.
- Pada minimasi, interval yang dipertahankan adalah sisi dengan nilai fungsi lebih rendah.
- Optimasi banyak digunakan dalam teknik elektro, seperti MPPT panel surya, optimasi efisiensi rangkaian, tuning PID, penjadwalan beban listrik, dan optimasi antena.